Pada sekitar pukul 21.00 tanggal 7 Mei, Pusat Komando Operasi Administrasi Penjaga Pantai Taiwan (Coast Guard Administration/CGA) menerima laporan dari nakhoda kapal penangkap ikan berbendera Taiwan “Jin Yuan Chun No. 6”. Kapal tersebut berada sekitar 138 mil laut di tenggara Tanjung Eluanbi ketika seorang awak kapal berkewarganegaraan Indonesia mengalami luka akibat tertusuk sengat ikan pari saat bekerja. Korban mengalami pembengkakan dan pendarahan pada bagian betis, dengan risiko infeksi yang tinggi. Mengingat situasinya mendesak, kapal tersebut meminta bantuan evakuasi medis.

Penjaga Pantai Taiwan segera mengaktifkan mekanisme tanggap darurat dan mengerahkan operasi penyelamatan terpadu melalui unsur laut dan udara. Kapal “Chenggong” terlebih dahulu diberangkatkan untuk melakukan penjemputan terhadap awak kapal yang terluka. Selanjutnya, Tim Evakuasi Udara Skuadron Ketiga Kaohsiung dari National Airborne Service Corps diberangkatkan menggunakan helikopter Black Hawk, yang lepas landas dari Bandara Xiaogang pada pukul 15.49 tanggal 8 Mei menuju lokasi yang telah ditentukan.


Setelah tiba di area sasaran, helikopter terlebih dahulu melakukan pengintaian dari ketinggian rendah dan tinggi. Petugas penyelamat udara berhasil mengatasi kondisi gelombang laut dan melaksanakan operasi hoist (pengangkatan) secara presisi, sehingga awak kapal berkewarganegaraan Indonesia tersebut berhasil dievakuasi ke dalam helikopter. Helikopter kemudian kembali dan mendarat di Bandara Xiaogang pada pukul 17.58.

Saat dievakuasi, korban dalam keadaan sadar dan tanda-tanda vitalnya stabil. Selanjutnya, korban diserahkan kepada petugas medis di darat untuk mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Penjaga Pantai Taiwan senantiasa menjunjung prinsip bahwa penyelamatan tidak mengenal batas negara. Melindungi keselamatan jiwa warga Taiwan maupun nelayan asing merupakan salah satu misi penting Penjaga Pantai Taiwan. Tanpa memandang kewarganegaraan, siapa pun yang mengalami keadaan darurat atau membutuhkan bantuan medis di perairan Taiwan akan memperoleh bantuan penyelamatan secara maksimal. Tim evakuasi udara secara rutin melaksanakan pelatihan ketat terkait evakuasi medis di laut guna memastikan setiap misi dapat dilaksanakan dengan cepat dan aman.

Apabila terjadi keadaan darurat saat beraktivitas di laut, masyarakat dapat segera menghubungi saluran bebas pulsa Penjaga Pantai Taiwan di nomor 118. Penjaga Pantai Taiwan akan mengintegrasikan seluruh sumber daya darat, laut, dan udara untuk memberikan bantuan penyelamatan secara maksimal.

 

****

Sumber :

https://www.cga.gov.tw/GipOpen/wSite/fp?xItem=167829&ctNode=650&mp=9996

https://www.facebook.com/watch/?v=835476532442068

 

Share